Senin, 14 Desember 2015

tugas berdua


NAMA: ANDREAS DIMAS RADITYA
            ZAENAL ALAMSYAH
NIM   : 11151199
            11151197

KELAS 11.1B.05



Memahami Konsep OOP dengan 
C++
Bab 1
Pembahasan Kelas Dalam C++
1.1 Pendahuluan
Tulisan ini merupakan pengenalan kepada pemrograman berorientasi objek (Object-oriented Programming, selanjutnya disebut OOP) dengan menggunakan ANSI C++. Disarankan agar Anda menguasai dasar-dasar pemrograman struktural terlebih dahulu dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman, baik C, Pascal, Basic atau yang lainnya. Sedikit sejarah tentang C++, C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di laboratorium Bell pada awal tahun 80-an, sebagai pengembangan dari bahasa C dan Simula. Saat ini, C++ merupakan salah satu bahasa yang paling populer untuk pengembangan software berbasis OOP. Tulisan ini memperkenalkan paradigma pemrograman berorientasi objek dengan menggunakan C++.
1.2 Bagaimana Konsep OOP?
Konsep utama pemrograman berorientasi objek yaitu melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak. Jelasnya, pemrograman berorientasi objek merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, dan konsep seperti ini membawa perubahan yang mendasar dalam konsep pemrograman terstruktur. Perubahan dramatis dalam konsep dasar disebut paradigma, maka jangan heran bila banyak orang yang menyebut “paradigma OOP” karena memang OOP membawa konsep yang sama sekali berbeda dengan bahasa pemrograman generasi sebelumnya (bahasa pemrograman terstruktur). Setiap objek dalam kehidupan nyata dapat kita pandang sebagai kelas, misalnya kelas Hewan, kelas Manusia, kelas Mobil. Sedangkan objek dari kelas tersebut misalnya sapi dan ayam untuk kelas Hewan, Budi dan Tono untuk kelas Manusia serta Toyota dan VW untuk kelas Mobil. Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objekt data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.
1.3 Struktur Kelas
Sebagai langkah pertama dalam OOP akan kita bahas pendefinisian kelas di C++. Dalam bagian 1.2 penulis telah mencontohkan beberapa kelas yang lazim kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita amati contoh lain dari kehidupan kita, dengan mendeklarasikan sebuah kelas bernama BilanganRasional :
class BilanganRasional
{
public :
void assign (int,int);
void cetak();
private :
int pembilang, penyebut;
};
Perhatikan contoh di atas. Untuk mendefinisikan sebuah kelas, dipakai kata kunci class, diikuti dengan pendeklarasian nama kelas tersebut. Fungsi assign() dan cetak() disebutmember function (member fungsi). Sedangkan variabel pembilang dan penyebut disebutmember data (member data atau member variabel). Disebut member karena kesemuanya merupakan anggota dari kelas BilanganRasional.
Perhatikan kata kunci Public dan Private. Member functions pada contoh di atas dideklarasikan sebagai fungsi global, sedangkan member data dideklarasikan sebagai lokal. Perbedaannya, member global dapat diakses dari luar kelas, sedangkan member lokal hanya dapat diakses dari kelas itu sendiri.
Sekarang, dimana kita telah menciptakan kelas Bilangan Rasional, kita dapat mendeklarasikan sebuah objek dari kelas BilanganRasional sebagai berikut :
BilanganRasional objekBilangan;
Perhatikan bahwa disini objekBilangan merupakan nama dari objek tersebut, danBilanganRasional merupakan nama kelas yang ingin kita buat objeknya. Proses pembuatan sebuah objek biasa disebut penginstansian (bukan penginstalasian), dan sebuah objek disebut instans (instance) dari sebuah kelas.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan listing selengkapnya :
class BilanganRasional
{
public :
void assign (int,int);
void cetak();
private :
int pembilang, penyebut;
};
void main()
{
//mendeklarasikan objekBilangan seperti telah dibahas di atas
BilanganRasional objekBilangan;
// member fungsi assign() dipanggil.
objekBilangan.assign (22,7);
// member fungsi cetak() dipanggil.
ObjekBilangan.cetak();
}
void BilanganRasional::assign(int pemb, int peny)
{
pembilang = pemb;
penyebut = peny;
}
void BilanganRasional::cetak()
{
cout<<pembilang<<‘ / ‘<<penyebut;
}
Perhatikan blok main(). Sekarang Anda sudah mempunyai sebuah objek bernamaobjekBilangan dari kelas BilanganRasional. Seperti Anda lihat, pendeklarasian sebuah objek sama seperti mendeklarasikan sebuah variabel. Atau dengan kata lainobjekBilangan adalah sebuah objek dengan tipe BilanganRasional. Sekarang, bagaimana memanggil fungsi dari sebuah objek? Hal ini dapat dicapai dengan menghubungkan nama objek dan fungsi yang ingin dipanggil dengan operator tanda titik (.). Sehingga untuk memanggil fungsi assign(), dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
objekBilangan.assign(22,7);
Nilai 22 dan 7 merupakan parameter yang diterima oleh fungsi assign(). Di dalam fungsi tersebut, nilai 22 diinisialisasikan ke dalam member data pembilang, dan nilai 7 diinisialisasikan ke dalam member data penyebut. Sehingga bila fungsi cetak() dipanggil, maka akan diperoleh hasil sebagai berikut :
22 / 7
Sebagai tambahan perhatikan ilustrasi di bawah ini :
Gambar di atas merupakan ilustrasi dari objek objekBilangan dengan 2 member data, yakni pembilang dan penyebut.
Perhatikan juga bahwa semua pendeklarasian fungsi, baik fungsi assign() maupun fungsi cetak() didahului dengan penanda BilanganRasional:: . Hal ini untuk menunjukkan kepada compiler agar compiler tidak “bingung”, untuk kelas mana fungsi tersebut dideklarasikan, karena di C++ biasanya sebuah fungsi diletakkan di file yang terpisah.
1.4 Konstruktor
Sebelumnya kita telah menggunakan member fungsi assign() untuk memasukkan nilai ke dalam member variabel pembilang dan penyebut. Sebuah konstruktor melakukan tugas yang sama dengan fungsi assign(), sehingga Anda tidak perlu repot-repot memanggil fungsi assign() untuk setiap objek yang Anda deklarasikan. Sebuah konstruktor harus mempunyai nama yang sama dengan kelas dimana konstruktor tersebut berada, dan dideklarasikan tanpa return value (nilai balik), juga tanpa kata kunci void. Mari kita kembangkan kelas BilanganRasional yang telah kita bahas sebagai berikut :
class BilanganRasional
{
public :
//KONSTRUKTOR BilanganRasional
BilanganRasional(int pemb, int peny)
{
pembilang = pemb;
penyebut = peny;
}
private :
int pembilang, penyebut;
};
pembilang
penyebut
objekBilangan
Bandingkan struktur konstruktor dengan fungsi assign() yang telah kita bahas sebelumnya. Konstruktor BilanganRasional melakukan tugas yang sama dengan member fungsi assign(). Bedanya hanya terletak pada pemanggilan fungsi dan konstruktor tersebut. Jika fungsi assign() harus kita panggil dengan didahului oleh pendeklarasian sebuah objek, kemudian fungsi dari objek tersebut dipanggil dengan operator titik disertai nilai yang ingin kita input, misal
BilanganRasional x;
x.assign(22,7);
maka konstruktor cukup dipanggil sebagai berikut :
BilanganRasional x(22,7);
Kedua varian tersebut melakukan hal yang sama, yakni menginitialisasikan nilai 22 ke member variabel pembilang, dan nilai 7 ke variabel penyebut.
1.5 Konstruktor Dengan Initialization Lists
Penulisan konstruktor dengan daftar initialisasi (initialization lists) merupakan fasilitas yang disediakan oleh C++ untuk menyederhanakan struktur konstruktor. Ini berarti, contoh konstruktor di atas dapat pula ditulis sebagai berikut :
class BilanganRasional
{
public :
BilanganRasional(int pemb, int peny) : pembilang(pemb), penyebut(peny) { }
private :
int pembilang, penyebut;
};
Contoh di atas menghasilkan fungsi yang sama dengan konstruktor yang kita bahas sebelumnya.
1.6 CopyConstructor
Sampai sejauh ini kita telah mempelajari bagaimana struktur sebuah konstruktor serta bagaimana membuat objek dari konstruktor yang telah didefinisikan. Akan tetapi, coba bayangkan apabila Anda telah mempunyai sebuah objek x, dan kemudian Anda menginginkan membuat sebuah objek y yang memiliki nilai member data dan member fungsi yang sama. Tentu saja Anda dapat mendeklarasikan objek baru dengan memanggil konstruktor yang sama sebanyak 2 kali :
BilanganRasional x(22,7);
BilanganRasional y(22,7);
Perintah di atas mendeklarasikan 2 objek, yakni x dan y yang masing-masing memiliki nilai 22 pada member variabel pembilang dan 7 pada member variabel penyebut. Akan tetapi, Anda dapat juga mempersingkat kode diatas dengan perintah berikut :
BilanganRasional x(22,7);
BilanganRasional y(x);
Berikut listing contoh untuk Copy Constructor :
class BilanganRasional
{
public :
BilanganRasional(int pemb, int peny) : pembilang(pemb), penyebut(peny) { }
//CopyConstructor terdapat disini
BilanganRasional(const BilanganRasional& br) :pembilang(br.pembilang), penyebut(br.penyebut) { }
private :
int pembilang, penyebut;
};
void main()
{
BilanganRasional x(22,7);
BilanganRasional y(x);
}
Deklarasi CopyConstructor otomatis dipanggil ketika Anda mengkopi objek x ke objek y. Perhatikan bahwa x menjadi parameter ketika kita mendeklarasikan objek y.
1.6 Destruktor
Jika kita mendeklarasikan konstruktor untuk membuat sebuah objek, maka kita juga harus mendeklarasikan sebuah destruktor untuk menghapus sebuah objekSetiap kelas mempunyai tepat satu destruktor. Jika Anda tidak mendeklarasikan sebuah destruktor dalam sebuah kelas, maka destruktor otomatis akan diciptakan sendiri oleh compiler C++. Destruktor dapat kita definisikan sendiri dengan simbol ~. Disarankan untuk mendefinisikan sendiri destruktor walaupun secara otomatis compiler C++ akan mendeklarasikan sebuah destruktor pada saat program Anda dicompile, tetapi dengan mendefinisikan sendiri sebuah destruktor maka Anda mempunyai kontrol penuh terhadap apa yang dilakukan destruktor dari kelas Anda. Perhatikan listing di bawah :
class BilanganRasional
{
public :
BilanganRasional() {cout <<“Konstruktor dipanggil\n”;}
//Destruktor dari kelas BilanganRasional
~BilanganRasional() {cout <<“Destruktor dipanggil\n”;}
private :
int pembilang, penyebut;
};
void main()
{
BilanganRasional x;
cout<<“Disini main program\n” ;
}
Listing di atas akan menghasilkan output sebagai berikut :
Konstruktor dipanggil
Disini main program
Destruktor dipanggil
Dari contoh di atas dilihat bahwa konstruktor dipanggil ketika objek x dibuat. Sedangkan destruktor secara otomatis dipanggil oleh compiler ketika objek x meninggalkan blok main(). Hal ini sesuai dengan kaidah kelokalan objek di C++.

C++ Program Pangkas Rambut


#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <string.h>

main()
{
int i, n, lagi;

char hr[2], bln[15], thn[4], nama[50];

char kode[8]={'R','r','J','j','S','s','K','k'}, *model[15], kel[4]= {'D','d','A','a'}, *umur[15], *bonus[20];
// ' jika berkarakter 1,, " jika karakter lbh dr

long tarif[8], bayar[8];

awal:
///"awal" merupakan sebuah label
///digunakan di akhir program, untuk kembali mengulang program karena label "up" diletakkan di bagian atas program
/// pemanggilan label menggunakan fungsi "goto (spasi) nama_label"


clrscr();
/// membersihkan tampilan cmd atau hasil running

cout<<"masukan tanggal:"<<endl;
cout<<"\t\thari\t: ";cin>>hr;
cout<<"\t\tbulan\t: ";cin>>bln;
cout<<"\t\ttahun\t: ";cin>>thn;
cout<<endl;
cout<<"masukan nama petugas salon\t: ";cin>>nama;
///* jika nama petugas menggunakan 2 atau lebih kata
///* gunakan karakter "_" untuk menghubungkan, jika tidak program akan error



up:
// "up" merupakan sebuah label
//New (transaksi baru)

clrscr();

cout<<"Banyak pelayanan\t\t: ";cin>>n;
// variabel "n" merupakan suatu variabel dengan tipe data integer, lihat penulisan tipe data pada program
// nilai "n" yang di input, akan digunkan untuk menentukan berapa banyak proses looping pada program ( di bawah ini)

bayar[n]=0;


// for(i=1;i<=n;i++
// "bayar[n]=0" untuk membuat nilai dari variabel   "bayar" adalah 0.
// i bernilai 1 pada saat awal proses looping di jalankan
// i++ penambahan nilai i setiap proses looping akan bertambah 1
// jadi maksud dari perintah "for(i=1;i<=n;i++" adalah
// melakukan perulangan sebanyak nilai "i" selama nilai  "i" masih lebih kecil atau sama dengan nilai "n"


{
for(i=1;i<=n;i++)
{
cout<<"data ke-"<<i<<endl;
cout<<"kode model[R/J/S/K]\t: ";cin>>kode[i];
cout<<"masukan kelompok umur\t: ";cin>>kel[i];
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
if (kode[i]=='R'||kode[i]=='r')
{
model[i]="Potong Rambut";
{
if (kel[i]=='D'||kel[i]=='d')
{
umur[i]="dewasa";
tarif[i]=14000;
}
  else if(kel[i]=='A'||kel[i]=='a')
{
umur[i]="anak-anak";
               tarif[i]=12000;
}
else
{
cout<<"eror.";
tarif[i]=0;
}
}
}
else if (kode[i]=='J'||kode[i]=='j')
{

model[i]="potong jenggot";
{
            if (kel[i]=='D'||kel[i]=='d')
{
umur[i]="dewasa";
tarif[i]=8000;
}
else if(kel[i]=='A'||kel[i]=='a')
{
umur[i]="anak-anak";
tarif[i]=0;
}
else
{
cout<<"eror.";
tarif[i]=0;
}
}
}
else if (kode[i]=='S'||kode[i]=='s')
{
model[i]="Semir rambut";
{
if (kel[i]=='D'||kel[i]=='d')
{
umur[i]="dewasa";
tarif[i]=18000;
}
else if(kel[i]=='A'||kel[i]=='a')
{
umur[i]="anak-anak";
tarif[i]=16000;
}
else
{
cout<<"eror.";
               tarif[i]=0;
}
}
}
else if (kode[i]=='K'||kode[i]=='k')
{
         model[i]="kerok kumis";
{
if (kel[i]=='D'||kel[i]=='d')
{
umur[i]="dewasa";
tarif[i]=6000;
               }
else if(kel[i]=='A'||kel[i]=='a')
{
umur[i]="anak-anak";
tarif[i]=0;
}
else
{
cout<<"eror.";
tarif[i]=0;
}
}
}
else
{
cout<<"bukan ini!";
tarif[i]=0;
}

bayar[n]=bayar[n]+tarif[i];
if (bayar[n]>=30000)
{
bonus[n]="Gunting kuku";
}
      else
{
bonus[n]="-";
}
}
}


clrscr();
////*print hasil


cout<<"\t\tMANDIRI PANGKAS"<<endl;
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
cout<<"tanggal\t\t\t: "<<bln<<"-"<<hr<<"-"<<thn<<endl;
cout<<"nama petugas salon\t: "<<nama<<endl;
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
cout<<"no. servis\t\tkategori\ttarif"<<endl;
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
for (i=1;i<=n;i++)
{
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(4)<<i;
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(8)<<model[i];
cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(4)<<"\t"<<umur[i];
cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4)<<"\t"<<tarif[i]<<endl;
}
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
cout<<"\ttotal harga jual\t\t: "<<setiosflags(ios::right)<<setw(1)<<bayar[n]<<endl;
cout<<"\tbonus untuk anda\t\t: "<<setiosflags(ios::right)<<setw(1)<<bonus[n]<<endl;
cout<<endl;
cout<<"__________________________________________________"<<endl;
/*keluaran*/
cout<<endl;
cout<<endl;


cout<<"\t\t TERIMAKASIH"<<endl;
cout<<"\t\tInfo lengkap"<<endl;
cout<<"\t www.salongerandong.com"<<endl;
cout<<"\t*******info konsumen*********"<<endl;
cout<<"\t sms: 0857XXXXXXXXXXX"<<endl;


cout<<endl;
cout<<endl;
///*pembuatan transaksi baru, memulai ulang program, atau keluar dari program
cout<<"[N] [R] [X] = ";
lagi=getche();
if (lagi=='N'||lagi=='n')
goto up;
else if (lagi=='R'||lagi=='r')
goto awal;
else
goto close;

close: ///close (keluar)
getch();
}

Kalender C++


#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <iomanip.h>
#include <dos.h>

void kalender (long *hari, int n);
void tanggal(int *tgl,int *bln, int *thn);
void getdate (struct date *tanggal);

int main()
{
int i,tgl, bln, thn;
int tglc, blnc, thnc;
int show=0;
long hari=0;
char tombol;

//mengambil data tanggal hari ini
tanggal(&tgl, &bln, &thn);
tglc=tgl;
blnc=bln;
thnc=thn;

do
   {
hari=0;
clrscr();
cout << endl;
cout << endl;
cout << "\t\t\t        Kalender" ;
cout << endl << endl;

//menampilkan tanggal
cout << " Today : " << tglc << ' ';
if (blnc==1)
cout << "Januari";
else if (blnc==2)
cout << "Februari";
else if (blnc==3)
cout << "Maret";
else if (blnc==4)
cout << "April";
else if (blnc==5)
cout << "Mei";
else if (blnc==6)
cout << "Juni";
else if(blnc==7)
cout << "Juli" ;
else if (blnc==8)
cout << "Agustus";
else if (blnc==9)
cout << "September";
else if (blnc==10)
cout << "Oktober";
else if (blnc==11)
cout << "November";
else if (blnc==12)
cout << "Desember";
cout << ' ' << thnc ;

if (show)
      {
cout << "\t\t\t                  <R>emove Menu" ;
}
else
cout << "\t\t\t                  <S>how Menu" ;

cout << endl << endl;
cout << "\t\t              " << setw(9);

if (bln==1)
cout << "Januari";
else if (bln==2)
cout << "Februari";
else if (bln==3)
cout << "Maret";
else if (bln==4)
cout << "April";
else if (bln==5)
cout << "Mei";
else if (bln==6)
cout << "Juni";
else if(bln==7)
cout << "Juli" ;
else if (bln==8)
cout << "Agustus";
else if (bln==9)
cout << "September";
else if (bln==10)
cout << "Oktober";
else if (bln==11)
cout << "November";
else if (bln==12)
cout << "Desember";
cout << ' ' << thn ;
cout << endl << endl ;

//menghitung banyak hari dari tanggal 1 januari 1900 sampai tanggal sekarang
for (int i=1900 ; i<thn ; i++)
{
      if (i%4==0)
hari+=366;
else
hari+=365;
}

for (i=1 ; i<bln ; i++)
{
if (i==1 || i==3 || i==5 || i==7 || i==8 || i==10 || i==12)
hari+=31;
else if (i==4 || i==6 || i==9 || i==11)
hari+=30;
else if (i==2 && thn%4==0)
hari+=29;
else
hari+=28;
}

//menampilkan kalender
i=bln;
if (i==1 || i==3 || i==5 || i==7 || i==8 || i==10 || i==12)
kalender(&hari,31);
else if (i==4 || i==6 || i==9 || i==11)
kalender(&hari,30);
else if (i==2 && thn%4==0)
kalender(&hari,29);
else
kalender(&hari,28);

//menampilkan menu
if (show)
{
cout << endl << endl;
cout << "        <U> Next Year       <K> Next Month       <G>Goto    <E>exit" << endl;
cout << "        <J> Previous Year   <H> Previous Month   <A>About" << endl;
}
else
;
 //menunggu penekanan tombol keyboard
tombol=getch();

//jika penekanan tombol telah dilakukan
if (tombol=='u' || tombol=='U')
thn++;
else if (tombol=='s' || tombol=='S')
show=1;
else if (tombol=='r' || tombol=='R')
show=0;
else if (tombol=='h' || tombol=='H')
if (bln==1)
{
bln=12;
thn--;
}
else
bln--;
else if (tombol=='j' || tombol=='J')
thn--;
else if (tombol=='k' || tombol=='K')
if (bln==12)
{
bln=1;
thn++;
}
else
bln++;
else if (tombol=='e' || tombol=='E')
goto exit;
else if (tombol=='a' || tombol=='A')
{
      clrscr();
cout << endl << endl;
cout << "               Program Kalender 1.04" << endl;
cout << "     Duken Marga Turnip (duken_mt@yahoo.co.id)" << endl << endl;
cout << "          compiled with Turbo C++ 1.01" << endl;
cout << "           edited with Notepad++ 5.03" << endl;
cout << "                1 Januari 2008" << endl;
cout << " How to Use :" << endl;
cout << " When you run this program, it will display the currently month in" << endl;
cout << "  your computer. You can also see other month or year by pressing" << endl;
cout << "  key like 'U' to see next year, 'H' to see prevoius month, etc. " << endl;
cout << "  Use it with your right hand like using arrow keyboard ^.^" << endl << endl;
cout << "\t\t" << "   U" << endl;
cout << "\t\t" << "H  J  K" << endl << endl ;
cout << "  You can also go to date you want in menu Go To and fill the month "  << endl;
cout << "  and year you want to see." << endl;
cout << "  This calendar can display the date from 1 January 1900 up to the future." << endl;
cout << "  hehehe..." << endl << endl ;
cout << "          Press any key to go back..";
getch();
}
else if (tombol=='g' || tombol=='G')
{
clrscr();
cout << endl << endl << endl;
cout << "  GO TO..." << endl << endl;
do
{
cout << "  Month : ";
cin >> bln;
} while (bln<1 || bln>12);
do
{
cout << "  Year  : ";
cin >> thn;
} while (thn<1900);

}
else
;
} while (1);
   exit:
return 0;
}

void kalender (long *hari, int n)
{
cout << "     MINGGU     SENIN     SELASA     RABU     KAMIS     JUMAT     SABTU ";
cout << endl << endl;
for (int i=1 ; i<=n ; i++)
{
int angka=0;
angka=*hari%7;
if (i==1)
cout << setw((angka+1)*10) << i;
else
cout << setw (10) << i ;
(*hari)++;
if (angka==6)
cout << endl << endl;
}
}

void tanggal (int *tgl,int *bln, int *thn)
{
struct date tanggal;
getdate(&tanggal);
*tgl=(int) tanggal.da_day;
*bln=(int) tanggal.da_mon;
*thn=tanggal.da_year;
}

sumber: NN

stak borland C++


#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>


char tumpukan[10];
int atas, i;
char jawab, masukan, e;
void speed();

void push1()
{
for(i=0;i<=17;i++)
   {
    gotoxy(23,9);cout<<" ";
      gotoxy(24,9);cout<<masukan;speed();
   }

   for(i=1;i<=(14-atas);i++)
   {
    speed();
      gotoxy(24,9+i);cout<<" ";
      gotoxy(24,10+i);cout<<masukan;
   }
}


void pop1(char masukan)
{
for(i=1;i<=(14-atas);i++)
   {
    speed();
      gotoxy(24,25-i-atas);cout<<" ";
      gotoxy(24,24-i-atas);cout<<masukan;
   }
   for(i=1;i<=40;i++)
   {
    speed();
      gotoxy(23+i,10);cout<<" ";
      gotoxy(24+i,10);cout<<masukan;speed();
   }
   gotoxy(58,7);cout<<" ";
}

void push(char e)
{
atas=atas+1;
   tumpukan[atas]=e;
   push1();
}


void pop(char e)
{
if(atas !=0)
   {
    gotoxy(1,10);cout<<" "<<endl;
      e=tumpukan[atas];
      pop1(e);
      atas=atas-1;
   }
   else
   {
    gotoxy(20,9);cout<<"\t\tstack kosong\t\t"<<endl;
      gotoxy(1,7);
   }
}
void main()

{
clrscr();
gotoxy(30,1);cout<<"PROGRAM STACK; PUSH & POP"<<endl;
   gotoxy(10,2);for(int a=0;a<=60;a++) { cout<<"="; } cout<<endl;
   gotoxy(12,3);cout<<"tekan opsi!";    gotoxy(12,4);cout<<"(1,2,3,4)";
      gotoxy(14,6);cout<<"=>";
   for (int b=0;b<=4;b++) { gotoxy(10,3+b);cout<<"|"; }
   for (int c=0;c<=4;c++) { gotoxy(28,3+c);cout<<"|"; }
   for (int c=0;c<=4;c++) { gotoxy(71,3+c);cout<<"|"; }
   gotoxy(11,7);for (int d=0;d<=16;d++) { cout<<"_"; }
   gotoxy(29,7);for (int d=0;d<=41;d++) { cout<<"_"; }
   gotoxy(30,3);cout<<"1. --> push / masukan data"<<endl;
   gotoxy(30,4);cout<<"2. --> pop / mengambil data"<<endl;
   gotoxy(30,5);cout<<"3. --> clear / membersihkan data"<<endl;
   gotoxy(30,6);cout<<"4. --> exit / keluar"<<endl;

   clear:
    gotoxy(59,9);cout<<"-";
      gotoxy(59,12);cout<<"-";

      gotoxy(21,13);cout<<"||  ||";
      for(i=1;i<=11;i++)
      {
      gotoxy(22,13+i);
         if(i==11)
         cout<<"|____|";
         else
         cout<<"|  |";
      }

   atas=0;
do
   {
    input:
      gotoxy(18,6);jawab=getche();
      if(int(jawab)==27||jawab=='4')
      break;
      else if(jawab=='1')
      {
      if(atas!=11)
         {
      gotoxy(28,9);cout<<"<-- masukan suatu huruf  : ";
          gotoxy(24,9);cin>>masukan;
          push(masukan);
          gotoxy(1,10);cout<<" ";
      }
      else
      {
      gotoxy(20,9);cout<<"\t\tstack penuh\t\t";
          getch();
          gotoxy(1,10);cout<<" ";
         }
    }
      else if(jawab=='2')
    {
         pop(masukan);

}

      else if(jawab=='3')
      goto clear;
      else
      goto input;
   }
while(1);

getch();
}

void speed()
{
for(int y=1;y<77;y++)
   for(int x=1;x<77;x++)
   for(int p=1;p<77;p++)
   cout<<"";
}

sumber: ALBERTUS AGUNG RAHARJA
STMIK NUSA MANDIRI
SI